Streptococcus sp


(oleh Ardy Prian Nirwana, S.Pd.Bio & Yusianti Silviani, S.Pd.Bio)

Streptococcus adalah bakteri spheris Gram positif yang khasnya berpasangan atau membentuk rantai selama pertumbuhannya. Beberapa kelompok streptococcus adalah flora normal manusia. Streptococcus menghasilkan berbagai enzim dan substansi ekstraseluler.

Streptococcus merupakan kelompok bakteri yang heterogen, dan tidak ada sistem yang dapat mengklasifikasikannya. Dua puluh spesies, termasuk Streptococcus pyogenes (Grup A), Streptococcus agalactie (Grup B), dan Enterococci (Grup D) memiliki ciri-ciri dengan kombinasi gambaran: sifat pertumbuhan koloni, pola hemolisis pada agar darah (α hemolisis, β hemolisis, atau tidak ada hemolisis), komposisi antigenik pada substansi dinding sel grup-spesifik, dan reaksi biokimia. Tipe Streptococcus pneumoniae (pneumococcus) diklasifikasikan lebih lanjut berdasarkan komposisi antigenik polisakarida kapsuler (Quelung Tes).

Lebih dari 20 produk ekstraseluler antigen dihasilkan oleh Streptococcus grup A, diantaranya adalah:

1.        Streptokinase (Fibrinolisisn)

Enzim ini dapat mengubah Plasminogen pada plasma menjadi plasmin, suatu enzim proteolitik aktif yang mencerna fibrin dan protein lain.

2.        Streptodornase

Enzim yang digunakan oleh Streptococcus untuk depolimerasi DNA

3.        Hialuronidase

Untuk memecah asam hialuronidase, sebuah komponen penting bahan dasar jaringan ikat

4.        Eksotoksin Pirogenik

Merupakan sebuah superantigen yang dapat menimbulkan sindrom syok toksik Streptococcus dan demam scarlet

5.        Difosfopiridin Nukleotidase

Zat ini berkaitan dengan kemampuan organisme dalam membunuh leukosit

6.        Hemolisin

Streptococcus mampu melakukan hemolisis sel darah merah secara in vitro dalam berbagai tingkatan dengan menggunakan hemolisin

Ref: Jawetz, Melnick and Adelberg. 2004. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: EGC.

PERTANYAAN

1.        Jelaskan mengapa bakteri Streptococcus sp cenderung berwarna merah pada pengecatan Gram dari koloni yang  tumbuh setelah diinkubasi selama 24 jam di media Blood Agar Plate…!

2.        Bagaimanakah mekanisme pembentukan dari:

a.     Zona berwarna kehijauan pada hemolisa tidak sempurna oleh Streptococcus grup alpha

b.    Zona tranparan pada hemolisa sempurna oleh Streptococcus grup beta

3.        Apakah pengertian dari Quellung tes dan bagaimanakah prosedurnya…!

Tugas dikumpulkan paling lambat tanggal 9 Agustus 2012.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s